GEREJA DAN KESEHATAN MENTAL PEMUDA DI KAWASAN INDUSTRI

Main Article Content

Christin Natalia Pasoa
https://orcid.org/0009-0001-6312-7899

Abstract

This study aims to examine the church's role in addressing mental health challenges faced by Christian youth working in industrial zones, particularly in the nickel mining area of Morowali. Using a qualitative, phenomenological paradigm, data were gathered through in-depth interviews with four young people and a church leader from the Eben-Haezer Solonsa Congregation. The theoretical foundation relies on practical theology, which views the church as a healing community. The findings show that industrial youth workers often experience ongoing psychological stress due to work demands, economic pressures, and disconnection from the church community. Despite the existence of local churches, their pastoral responses are usually liturgically focused and do not fully meet the emotional and spiritual needs of the youth. Consequently, many feel spiritually unsupported and mentally drained. This study recommends that churches in industrial areas develop tailored pastoral approaches that prioritize mental health and offer safe spiritual spaces for youth coping with the realities of industrial work.


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran gereja dalam merespons tantangan kesehatan mental yang dialami oleh pemuda Kristen yang bekerja di kawasan industri, khususnya di wilayah pertambangan nikel Morowali. Dengan menggunakan metode kualitatif berparadigma fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat orang pemuda dan satu pelayan gereja dari Jemaat Eben-Haezer Solonsa. Landasan teori yang digunakan adalah teologi praktis yang memandang gereja sebagai komunitas penyembuh. Temuan menunjukkan bahwa pemuda yang bekerja di sektor industri mengalami tekanan psikologis kronis akibat tuntutan kerja, beban ekonomi keluarga, serta keterputusan dari komunitas gereja. Meskipun gereja hadir secara institusional, respons pastoral yang diberikan cenderung berfokus pada liturgi dan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan emosional dan spiritual pemuda. Akibatnya, banyak dari mereka merasa tidak mendapatkan dukungan rohani yang memadai dan mengalami kelelahan mental. Penelitian ini merekomendasikan agar gereja-gereja di wilayah industri mengembangkan pendekatan pastoral yang kontekstual dan berorientasi pada kesehatan mental, serta menyediakan ruang aman secara spiritual bagi pemuda yang menghadapi realitas kerja industri.

Article Details

How to Cite
Pasoa, C. N. (2025). GEREJA DAN KESEHATAN MENTAL PEMUDA DI KAWASAN INDUSTRI. Masokan Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 5(2), 127–147. https://doi.org/10.34307/misp.v5i2.195
Section
Articles

References

Alkitab. Alkitab Terjemahan Baru. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 1974.

Bilangan Research Center. “Dinamika Hidup Generasi Muda Kristen Indonesia.” Bilangan Research, diakses 29 Mei 2025, https://www.bilanganresearch.com/artikel/dinamika-hidup-generasi-muda-kristen-indonesia.

Boiliu, Fredik Melkias. “Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga di Era Digital terhadap Pembentukan Spiritualitas dan Moralitas Anak.” IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2020): 76–91.

Budiman. “Relevansi Pemahaman yang Benar tentang Gereja bagi Orang Percaya Masa Kini.” KAPATA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 1 (2020): 1–15, https://jurnal-sttba.ac.id/index.php/KJTPK/article/view/27.

Darae, Jane Agnesya. Wawancara oleh [Nama Penulis], Solonsa, Morowali, Indonesia, 14 Mei 2025.

Deci, E. L., dan R. M. Ryan. “The ‘What’ and ‘Why’ of Goal Pursuits: Human Needs and the Self-Determination of Behavior.” Psychological Inquiry 11, no. 4 (2000): 227–268.

Djamalus, Y., V. Adiani, dan N. M. Salama. “Mental Fatigue and Its Associated Factors among Coal Mining Workers after One Year of the COVID-19 Pandemic in Indonesia.” Journal of Affective Disorders Reports 10 (2022): 100405, https://doi.org/10.1016/j.jadr.2022.100405.

Harjanti. “Spiritualitas dan Kesejahteraan Psikologis.” Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling 10, no. 2 (2021): 113–120, https://ejournal.upi.edu/index.php/insight/article/view/74941.

Hutabarat, S. “Peran Gereja dalam Menanggapi Masalah Kesehatan Mental Pemuda di GKPI Sigompulon.” Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia 5, no. 2 (2021): 45–59.

IMIP. “PT Indonesia Morowali Industrial Park.” Diakses 4 Mei 2025. https://imip.co.id/.

Juwinner, D. K., dan J. T. L. Woy. “Dukungan Pendidikan Agama Kristen dan Gereja dalam Menjaga Kesehatan Mental Remaja.” Jurnal Educatio 10, no. 3 (2024): 766–774.

Karasek, Robert, dan Töres Theorell. Healthy Work: Stress, Productivity, and the Reconstruction of Working Life. New York: Basic Books, 1990.

Lazarus, R. S., dan S. Folkman. Stress, Appraisal, and Coping. New York: Springer, 1984.

Lemangga, Feren Apriani. Wawancara oleh [Nama Penulis], Solonsa, Morowali, Indonesia, 14 Mei 2025.

Malenta, Ferdi Lidof. Wawancara oleh [Nama Penulis], Solonsa, Morowali, Indonesia, 14 Mei 2025.

Nugroho, B. E., dan D. P. Purwonugroho. “Kecerdasan Spiritual dalam Memfasilitasi Kesembuhan Luka Batin.” Jurnal Teruna Bhakti 7, no. 1 (2024): 63–75, https://ejournal.stakterunabhakti.ac.id/index.php/teruna/article/download/210/140.

Osmer, Richard R. Practical Theology: An Introduction. Grand Rapids, MI: Eerdmans, 2008.

Pemuda dan Pelayan GKST Jemaat Eben-Haezer Solonsa. Wawancara kelompok oleh [Nama Penulis], Solonsa, 3 Mei 2025.

Pemuda Jemaat Eben-Haezer Solonsa. Wawancara kelompok oleh [Nama Penulis], Solonsa, 14 Mei 2025.

Rahmi, M., dan A. Purnomo. “Pelayanan Pastoral dalam Pendampingan Mental Pemuda di Era Modern.” Jurnal Pastoral dan Pengembangan Masyarakat 10, no. 1 (2023): 50–68.

Ruimassa, A. A. “Memahami Psikologi Perkembangan Remaja sebagai Upaya Merencanakan Pelayanan Pastoral yang Peka Kesehatan Mental Remaja.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 7, no. 2 (2023): 769–784, https://doi.org/10.30648/dun.v7i2.845.

Smith, N. A., dan Ignatius S. Pius X. “Peran Gereja dalam Menanggapi Isu Kesehatan Mental.” Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2, no. 1 (2023): 153–161, https://doi.org/10.55606/sinarkasih.v2i1.255.

Songko, Virgo Anugrah. Wawancara oleh [Nama Penulis], Solonsa, Morowali, Indonesia, 14 Mei 2025.

Sudarman. “Fenomenologi Husserl sebagai Metode Filsafat Eksistensial.” Al-AdYan 9, no. 2 (2014): 107–118.

Tohiuka, Dewi Sri. Wawancara oleh [Nama Penulis], Solonsa, Morowali, Indonesia, 5 Mei 2025.

Tulak, J. “Keterlibatan Pemuda dalam Pelayanan Gereja: Studi Kasus di GMIM Syaloom Karombasan.” Jurnal Pelayanan dan Misi Kontekstual 8, no. 1 (2022): 33–48.

Warren, Rick. The Purpose Driven Church: Growth Without Compromising Your Message & Mission. Grand Rapids, MI: Zondervan, 2013.

Warren, Rick. Purpose Driven Church: Menjadi Gereja yang Berpusat pada Tujuan. Jakarta: Metanoia Publishing, 2013.

Wicaksono, F. “Hubungan Faktor Individu terhadap Stres Kerja pada Karyawan Operasi PT-XYZ Tahun 2023.” Jurnal Kesehatan Komunitas 10, no. 2 (2023): 2254–2255, https://www.researchgate.net/publication/381817004.

Yulianingsih, D. “Kesehatan Mental di Industri: Strategi untuk Mengatasi Tantangan dan Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja.” Jurnal Manajemen 7, no. 1 (2020): 1106–1122.