MEMANUSIAKAN MANUSIA MELALUI PENDAMPINGAN PASTORAL BAGI KAUM LGBTIQ SUATU INTEGRASI PENDEKATAN SPIRITUAL, SOSIAL, DAN PSIKOLOGI
Main Article Content
Abstract
This research is motivated by the complexity of the debate about LGBTIQ. One of them is This research is motivated by the complexity of the debate about LGBTIQ. One of them is how pastoral care for LGBTIQ people should be. Apart from that, LGBTIQ people experience a lot of discrimination and do not consider LGBTIQ people as human beings. Therefore, this research outlines efforts to help LGBTIQ people through integrative pastoral care using spiritual, social, and psychological approaches. This is descriptive qualitative research with data collection techniques, namely library research. The results of this research are pastoral care through spiritual service based on the love of Christ. LGBTIQ people must be guided to true repentance in Jesus Christ. Socially, LGBTIQ people must be loved by accepting their existence as humans but hating their sins. Psychologically, LGBTIQ people should not be avoided, hated, or judged but need to have a reasonable dialogue with them. Therefore, the church needs to build a practice of hospitality for them without having to compromise with their sins.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kerumitan dalam perdebatan tentang LGBTIQ. Salah satunya adalah bagaimana seharusnya pelayanan pastoral terhadap kaum LGBTIQ. Selain itu, kaum LGBTIQ banyak mengalami diskriminasi dan tidak menganggap kaum LGBTIQ sebagai manusia, Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguraikan upaya menolong kaum LGBTIQ melalui pendampingan pastoral yang integratif dengan menggunakan pendekatan spiritual, sosial dan psikologi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu penelitian pustaka. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu pendampingan pastoral melalui pelayanan spiritual yang didasarkan akan kasih Kristus. Kaum LGBTIQ harus dibimbing pada pertobatan sungguh-sungguh dalam Yesus Kristus. Secara sosial, kaum LGBTIQ harus dikasihi dengan menerima keberadaan mereka sebagai manusia tetapi membenci dosanya. Secara psikologi, kaum LGBTIQ tidak boleh dihindari, dibenci atau di hakimi tetapi perlu untuk berdialog dengan mereka secara wajar. Karena itu, gereja perlu membangun praktik hospitalitas bagi mereka tanpa harus berkompromi dengan dosa mereka.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abdusshomad, Alwazir, Benny Kurnianto, and Nawang Kalbuana. “LGBT Dalam Perspektif Islam, Sosial Kewarganegaraan Dan Kemanusiaan.” Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains 12, no. 1 (2023): 58–64.
Agistiani, Siti Latifah. “Pandangan Abraham Maslow Tentang Memanusiakan Manusia Untuk Pemaknaan Pada Era Modern Di Indonesia.” Gunung Djati Conference Series 24 (2023): 269–285.
Alang, Hasnah Sattu. “Lesbian, Gay, Biseksual Dan Transgender (LGBT) Versus Kesehatan: Studi Etnografi.” Jurnal Kesehatan 12, no. 1 (2019).
Andina, Elga. “Faktor Psikososial Dalam Interaksi Masyarakat Dengan Gerakan LGBT Di Indonesia.” Aspirasi: Jurnal Masalah-masalah Sosial 7, no. 2 (2019): 173–185.
Aritonang, Jan. S. Aritonang dan Asteria T. Mereka Juga Citra Allah: Hakikat Dan Sejarah Diakonia Termasuk Bagi Yang Berkeadaan Dan Berkebutuhan Khusus (Buruh, Migran Dan Pengungsi, Penyandang Disabilitas, Dan LGBT). Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017.
Ayub, Ayub. “Penyimpangan Orientasi Seksual: Kajian Psikologis Dan Teologis”.” Tasfiyah: Jurnal Pemikiran Islam 1, no. 2 (2017).
Christiana, Esther. “Pendidikan Yang Memanusiakan Manusia.” Humaniora 4, no. 1 (2013): 398.
Consiglio, William. Tidak Lagi Homo: Staregi-Strategi Praktis Bagi Orang Kristen Untuk Mengatasi Homoseksualitas. Bandung: Kalam Hidup, 1998.
Cristi, Theo. Pernikahan Eden Di Tengah Gelombang Perceraian Dan LGBTIQ. Yogyakarta: Andi, 2020.
Dermawan, Abdurraafi’ Maududi. “Sebab, Akibat Dan Terapi Pelaku Homoseksual.” Raheema 3, no. 1 (2017): 1–17.
Deyoung, Kevin. Apa Yang Sebenarnya Alkitab Ajarkan Mengenai Homoseksualitas? Edited by Stevy Tilaar. Surabaya: Momentum, 2016.
Fajar, Hendra Dani Daud, Ode Monto Bauto, and Suharty Roslan. “Eksistensi Komunitas Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) Di Kota Kendari.” Neo Societal 4, no. 4 (2019): 992–999.
Gunawan, Agung. “Pendampingan Pastoral Bagi Kaum Lesbian , Gay , Bisexual Dan Transgender.” Theologi Aletheia 18, no. 11 (2016): 1–13.
Harahap, Rustam Dahar Karnadi Apollo. “LGBT Di Indonesia: Perspektif Hukum Islam, HAM, Psikologi Dan Pendekatan Maṣlaḥah.” Al-Ahkam 26, no. 2 (2016): 223–248.
Hulu, Eni Mawati, and Cifebrima Suyastri. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Komunitas LGBT Di Kalangan Kaum Generasi Muda Di Indonesia.” Prosiding Konstelasi Ilmiah Mahasiswa Unissula (KIMU) Klaster Humanior (2021).
Julianto Simanjuntak, Benjamin S. Utomo. Menjadi Sesama Bagi LGBT: Mencegah, Memulihkan, Mendampingi. Jakarta: Yayasan Pelikan, 2020.
Lumintang, Stevri Indra. Theologia Gender Dan Seksualitas LGBT: Sakit Dan Berdosakah Lesbian, Gay, Biseksual Dan Transgender? Jakarta: Geneva Insani Indonesia, 2020.
Marbu, Ruard Ganxevoort dan Lifter Tua. Adam Dan Wawan: Ketegangan Antara Iman Dan Homoseksualitas. Yogyakarta: Gading Publishing, 2016.
Mukhid, Abd. “Kajian Teoritis Tentang Perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender(LGBT) Dalam Perspektif Psikologis Dan Teologis.” Sophist: Jurnal Sosial Politik Kajian Islam dan Tafsir 1, no. 1 (2018): 53–75.
Mukhid, Abd. “Kajian Teoritis Tentang Perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) Dalam Perspektif Psikologis Dan Teologis.” Sophist: Jurnal Sosial Politik Kajian Islam dan Tafsir 1, no. 1 (2018): 53–75.
Papilaya, Jeanete Ophilia. “Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) Dan Keadilan Sosial.” Jurnal Humaniora Yayasan Bina Darma 3, no. 1 (2016): 25–34.
Pasaribu, Endang, and Miracle Son Waruwu. “Peranan Gereja Dan Ham Terhadap Kaum Lgbt Dalam Rangka Memanusiakan-Manusia.” Teologi Biblika 8, no. 1 (2023): 52–59.
Pratama, Muhammad Rizki Akbar, Rahmaini Fahmi, and Fatmawati. “Lesbian, Gay, Biseksual Dan Transgender: Tinjauan Teori Psikoseksual, Psikologi Islam Dan Biopsikologi.” Psikis : Jurnal Psikologi Islami 4 4, no. 1 (2018): 27–34.
Salim, Ali. “Siapakah Yang Dimaksud Dengan Banci Dan Orang Pemburit Dalam I Korintus 6:9-10?” Jurnal Theologi Aletheia 18, no. 11 (2016): 75–83.
Salim Peter dan Yenni Salim. Kamus Besar Bahasa Indonesia Kontemporer. Modern English Press, 1995.
Simanjuntak, Julianto dan Benjamin S. Utomo. Menjadi Sesama Bagi LGBT: Mencegah, Memulihkan, Mendampingi. Tanggerang: Yayasan Pelikan, 2020.
Singgih, Emanuel Gerrit. Menafsir LGBT Dengan Alkitab: Tanggapan Pernyataan Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesai (PGI) Mengenai LGBT. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.
Sipayung, Tumini dan Roma Sihombing. “LGBT Dari Sudut Pandang Teologi Kristen.” Politeknikunggul/Lppm. Ac. Id (2018): 335–344.
Sukardi, H M. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara, 2021.
Tembang, Setblon. “Mewujudkan Moderasi Beragama Di Tengah Masyarakat Multikultural Berdasarkan Hospitalitas Kristen Dalam Yohanes 4:1-30.” Melo: Jurnal Studi Agama-agama 3, no. 2 (2023): 107–127.
Tembang, Setblon, Maidiantius Tanyid, and Wilayanto Wilayanto. “Studi Evaluatif Terhadap Interpretasi Kaum Revisionis Tentang Homoseksualitas Berdasarkan Roma 1: 26-27.” VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN 5, no. 2 (2023): 117–133.
Tembang, Setblon, Pebe Untung, and Moria Tembang. “Memaknai Desain Pernikahan Kristen Dalam Merespons Pernikahan LGBT: Suatu Kajian Reader Response Criticism Berdasarkan Matius 19:4-6,12.” Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 5, no. 1 (2024): 19.
Wijaya, Umrati dan Hengki. Analisis Data Kualitatif Teori Konsep Dalam Penelitian Pendidikan. Makassar: STFT Jaffray, 2020.
Yosfan Tolanda, Daniel Ronda. “Tinjaun Etika Kristen Terhadap Homoseksualitas.” Jurnal Jaffray 9, no. 1 (2011): 121–163.
“Bible Works 8,” 2010.